Merauke – Perkebunan besar tebu yang tengah mengembangkan usaha di Domande, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, diajak Kementerian Transmigrasi untuk berkolaborasi dalam riset dan usaha.
Uluran tangan ini disampaikan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara saat mengunjungi lahan perkebunan tebu milik PT. Global Papua Abadi.
“Kementerian Transmigrasi ke depan ingin mengajak kolaborasi riset, dan juga kolaborasi usaha agar tidak ada ketimpangan dengan masyarakat di sekitar perusahaan,” kata Menteri Iftitah pada jajaran manajemen perusahaan yang menerimanya.
PT. Global Papua Abadi mendapatkan konsesi lahan seluas 34 ribu hektar, tapi hanya 15 ribu hektar yang bisa ditanami, karena sisanya rawa. Perusahaan akan mendirikan pabrik gula, yang letaknya bersebelahan dengan kawasan transmigrasi Salor.
Kepada pimpinan perusahaan, Menteri Iftitah mengingatkan untuk menjaga lingkungan. “Area-area yang menjadi kawasan hutan lindung, harus tetap jadi hutan lindung,” tegas Menteri.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Merauke Yosep Gebze mengungkapkan bahwa di Merauke ada beberapa bibit tanaman endemik tebu yang nilai rendemen (kadar gula dalam tebu) nya tinggi. Ini membuat produksi gula menjadi efisien. (HLV)









Leave a Reply
View Comments