Opini oleh : Nur Amalia Dini Priatmi, S.Ag ( Pengurus DPN Bintang Muda Indonesia)
Rasanya setiap beberapa waktu selalu muncul berita baru anak sekolah, remaja, bahkan kadang orang dewasa—dan tiap kasus punya luka yang nggak kelihatan tapi dalam banget.
Bullying di Indonesia kini bukan lagi sekadar “kenakalan anak sekolah”. Fenomenanya pelan-pelan berubah menjadi lingkaran kekerasan yang makin berani, makin terang-terangan, dan makin meresahkan. Kita melihat bagaimana seorang anak bisa dikeroyok hanya karena hal sepele, bagaimana generasi muda saling menyakiti demi hiburan singkat yang kemudian tersebar luas di media sosial.
Lebih menyedihkan lagi, banyak korban yang memilih diam bukan karena mereka kuat, tapi karena mereka merasa tidak punya tempat untuk bersuara. Di balik setiap video viral, ada seseorang yang pulang dengan ketakutan baru. Ada keluarga yang bingung bagaimana memulihkan anaknya. Dan ada masyarakat yang mulai bertanya-tanya: “Kenapa ini bisa terjadi di sekitar kita?”Indonesia sebenarnya tidak kekurangan aturan, kampanye, ataupun himbauan moral. Yang kurang justru keberanian untuk peduli. Keberanian untuk bicara ketika ada yang diperlakukan tidak adil. Keberanian untuk menghentikan “anggap saja bercanda” yang sering dipakai buat menutupi kekejaman, bahkan ada juga orang tua pelaku bullying yang bilang “namanya juga anak-anak” seakan menormalisasikan perilaku bullying yang dilakukan oleh anaknya terhadap anak lain.
Kita butuh lebih banyak ruang aman, bukan hanya di sekolah, tapi juga di rumah, lingkungan, dan dunia digital. Tempat di mana anak-anak bisa belajar bahwa menghargai orang lain bukan cuma teori, tapi perilaku sehari-hari. Tempat di mana keberanian tidak diukur dari seberapa keras kita bisa menjatuhkan orang lain, tetapi seberapa teguh kita berdiri membela mereka yang disakiti.
Bullying bukan sekadar masalah korban dan pelaku ini soal siapa kita sebagai masyarakat. Dan kalau kita benar-benar mau perubahan, maka langkah kecil untuk peduli bisa menjadi awal dari sesuatu yang jauh lebih besar.









Leave a Reply
View Comments