Blitar – Hasil Pemilukada Kabupaten 2020 yang lalu Koalisi Partai PKB, PAN dan PKS yang mengusung pasangan Rini Syarifah Dan Rahmat Santoso keluar sebagai pemenang mengalahkan pasangan Rijanto dan Marheinis yang diusung oleh PDI-P, Gerindra, Demokrat, Golkar, PPP,dan Nasdem. Secara persentase, pasangan petahana kepala daerah di Kabupaten Blitar yakni Rijanto-Marhaenis Urip Widodo mencapai 41,16 persen dan pasangan Mak Rini-Rahmad Santoso mencapai 58,84 persen. Partisipasi masyarakat dalam pilkada mencapai 67,06 persen.
Sampai dengan berita ini ditulis Petahana Rini Syarifah telah mendapatkan mandat dari partai PKB yang memiliki 11 kursi untuk maju kembali dalam pilbup Blitar 2024 mendatang. Akan tetapi belum mendeklarasin pasangan bakal calon wakil bupati nya. Rumor yang beredar Wabup Rahmat tidak dipilih menjadi pasangan Mak Rini.
Sementara itu PDI-P sendiri telah mengeluarkan mandat kepada Rijanto yang kabarnya akan berpasangan dengan H. Beky Hendriyansah bermodalkan 16 kursi hasil pileg 2024 dan 5 kursi PAN. Berdasarkan aturan PKB dan PDI-P bisa mengajukan pasangan calonnya sendiri.
Sementara itu partai – partai yang berhasil mendapatkan kursi yaitu Golkar 6 kursi, Gerindra 7 kursi, Demokrat, 2 kursi, Nasdem 3 kursi, PPP 1 kursi belum secara terang-terangan mengusulkan calon atau bergabung dengan poros PKB atau PDI-P PAN.
Dengan modal 19 kursi yang ada tentunya akan menjadi modal yang kuat untuk terbentuknya poros ketiga. Rahmat Santoso wakil bupati petahana belum terdengar kabar akan ikut bertarung dalam pilbup Blitar 2024 mendatang. Sementara itu Tjujuk Sunaryo mantan wakil walikota Blitar yang dijagokan oleh Partai Gerindra juga belum terlihat mendapatkan partai koalisi untuk memenuhi batas minimum kursi yang diperaaratkan yaitu 10 kursi dari 50 kursi yang tersedia.









Leave a Reply
View Comments