BMI – Pemerintah mengambil langkah-langkah strategis untuk memberikan akses yang setara terhadap infrastruktur digital, teknologi dan informasi di seluruh Indonesia. Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, menegaskan upaya pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur digital untuk mengatasi kesenjangan teknologi, terutama di daerah terdepan, daerah terluar dan daerah tertinggal (3T).
Infrastruktur Digital Jembatani Transformasi Ekonomi
“Konektivitas digital adalah jembatan yang menghubungkan seluruh masyarakat Indonesia, tidak hanya lokal tetapi juga seluruh dunia. Sarana prasarana digital yang kuat akan menjadi tulang punggung transformasi ekonomi dan sosial modern,” kata AHY, Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Apresiasi Keterbukaan Informasi Desa 2024 pada Jumat 29 April.
AHY menyoroti masih adanya kesenjangan digital yang besar, terutama antara wilayah perkotaan dan pedesaan serta wilayah Jawa dibandingkan wilayah non-Jawa. Ketimpangan ini tidak hanya membatasi akses terhadap informasi, namun juga kemampuan masyarakat untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital.
“Generasi muda khususnya harus dilindungi dari bahaya disinformasi. Literasi digital adalah prioritas untuk membantu masyarakat menyaring informasi yang benar dan menggunakannya secara bermakna.” tambah AHY.
Jalin Kolaborasi Dukung Ekosistem Digital
Pemerintah terus berkolaborasi dengan sektor swasta dan masyarakat untuk memajukan visi transformasi digital.
AHY menegaskan, ekosistem digital yang inklusif dan kompetitif tidak hanya bergantung pada infrastruktur tetapi juga kualitas literasi digital masyarakat.
Selain itu, pemerintah bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan perluasan infrastruktur digital, seperti jaringan internet berkecepatan tinggi, menjangkau wilayah yang sulit dijangkau. Langkah ini diharapkan dapat mengintegrasikan Indonesia menjadi negara yang lebih berdaya saing internasional.
Melalui langkah tersebut, pemerintah menegaskan visinya untuk mewujudkan Indonesia yang terhubung secara digital, menjembatani kesenjangan teknologi, dan menjadikan generasi muda sebagai agen perubahan di era transformasi digital.
Menko AHY hadir pada acara Apresiasi Keterbukaan Informasi Desa 2024 didampingi Staf Khususnya, Agust Jovan Latuconsina, Merry Riana, dan Sigit Raditya.









Leave a Reply
View Comments