Maros — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Muda Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan menggelar Shalawat dan Dzikir Bersama sebagai bentuk refleksi akhir tahun sekaligus ikhtiar spiritual menyambut Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen BMI Sulsel untuk menapaki tahun baru dengan ketenangan batin, persatuan, dan semangat kebangsaan.
Acara yang diikuti oleh pengurus, kader, dan simpatisan BMI dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan tersebut berlangsung khidmat. Shalawat dan dzikir dipanjatkan sebagai doa untuk keselamatan bangsa, para pemimpin nasional, serta masyarakat Indonesia yang tengah menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam di sejumlah daerah.

Ketua DPD BMI Sulawesi Selatan, H. Sah Munir, menyampaikan bahwa momentum pergantian tahun seharusnya dimaknai sebagai ruang refleksi dan muhasabah bersama, bukan semata perayaan. Menurutnya, pemuda memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan kesejukan di ruang publik dan menjaga persatuan nasional.
“Shalawat dan dzikir bersama ini adalah ikhtiar batin agar Indonesia memasuki 2026 dengan harapan, ketenangan, dan kebersamaan,” ujar Sah Munir.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi pesan moral bahwa gerakan pemuda, termasuk dalam ruang politik, harus dibangun di atas sikap santun, empati, dan kepedulian terhadap sesama. BMI Sulsel berkomitmen untuk terus mendorong politik yang menyejukkan serta berpihak pada kepentingan rakyat.
Selain doa untuk bangsa, shalawat dan dzikir bersama juga dipersembahkan bagi para korban bencana alam di berbagai wilayah Indonesia, Tutup H. Sah Munir.









Leave a Reply
View Comments