<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tiongkok &#8211; Bintang Muda Indonesia</title>
	<atom:link href="https://bintangmudaindonesia.or.id/tag/tiongkok/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bintangmudaindonesia.or.id</link>
	<description>Cerdas, Santun, dan Peduli</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Oct 2025 01:41:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://bintangmudaindonesia.or.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-FB_IMG_1676031931260-removebg-preview-32x32.png</url>
	<title>Tiongkok &#8211; Bintang Muda Indonesia</title>
	<link>https://bintangmudaindonesia.or.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jeruk Madu Yichang, Bukti Keberhasilan Mengubah Kawasan Transmigrasi Jadi Sentra Ekonomi Dunia</title>
		<link>https://bintangmudaindonesia.or.id/jeruk-madu-yichang-bukti-keberhasilan-mengubah-kawasan-transmigrasi-jadi-sentra-ekonomi-dunia/</link>
					<comments>https://bintangmudaindonesia.or.id/jeruk-madu-yichang-bukti-keberhasilan-mengubah-kawasan-transmigrasi-jadi-sentra-ekonomi-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BMI]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 01:41:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Iftitah Sulaiman]]></category>
		<category><![CDATA[Mentrans]]></category>
		<category><![CDATA[Tiongkok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bintangmudaindonesia.or.id/?p=1846</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yichang, Tiongkok — Keberhasilan Kota Yichang di Provinsi Hubei, Tiongkok, mengembangkan komoditas jeruk madu menjadi bukti nyata bahwa program transmigrasi mampu menjadi pusat pertumbuhan baru ekonomi yang berdaya saing global. Hal ini disampaikan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia saat berkunjung ke Desa GuanZhuang di Kota Yichang, salah satu kawasan transmigrasi modern yang sukses memberdayakan masyarakatnya berbasis [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bintangmudaindonesia.or.id/jeruk-madu-yichang-bukti-keberhasilan-mengubah-kawasan-transmigrasi-jadi-sentra-ekonomi-dunia/">Jeruk Madu Yichang, Bukti Keberhasilan Mengubah Kawasan Transmigrasi Jadi Sentra Ekonomi Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bintangmudaindonesia.or.id">Bintang Muda Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Yichang, Tiongkok</strong></em> — Keberhasilan Kota Yichang di Provinsi Hubei, Tiongkok, mengembangkan komoditas jeruk madu menjadi bukti nyata bahwa program transmigrasi mampu menjadi pusat pertumbuhan baru ekonomi yang berdaya saing global.</p>
<p>Hal ini disampaikan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia saat berkunjung ke Desa GuanZhuang di Kota Yichang, salah satu kawasan transmigrasi modern yang sukses memberdayakan masyarakatnya berbasis kawasan dan industrialisasi.</p>
<p>“Jeruk madu Yichang menjadi salah satu contoh nyata keberhasilan tersebut. Awalnya, sejak 1978, masyarakat lokal mengelola perkebunan jeruk dengan cara tradisional dan hasil yang terbatas. Namun sejak tahun 2000, pemerintah Tiongkok memberikan dukungan menyeluruh melalui program pelatihan, transfer teknologi, dan kolaborasi antara transmigran dan warga lokal,” kata Menteri Iftitah, Senin (13/10).</p>
<p>Hasilnya luar biasa. Pendapatan petani jeruk di Yichang kini mencapai rata-rata USD 30.000 per tahun, atau lebih dari dua kali lipat pendapatan rata-rata nasional Tiongkok yang sekitar USD 13.000 per tahun. Jeruk madu Yichang kini tidak hanya memenuhi pasar domestik, tetapi juga menjadi komoditas ekspor unggulan ke Rusia dan negara lain di Asia seperti Indonesia (Lampung).</p>
<p>“Yichang bukan kota besar, namun mampu tumbuh pesat karena perhatian serius pemerintah dalam menata ulang kehidupan masyarakat hasil relokasi. Dari sini kita belajar bahwa transmigrasi bisa menjadi penggerak ekonomi jika dibarengi pendidikan, pelatihan, dan pendampingan teknologi,” ujar Menteri Iftitah.</p>
<p>Keberhasilan jeruk madu Yichang menjadi simbol bahwa transmigrasi bukan sekadar relokasi penduduk, melainkan transformasi sosial-ekonomi yang mampu mengangkat masyarakat keluar dari zona kemiskinan dan menuju kemandirian ekonomi berbasis potensi wilayah.</p>
<p>Model pemberdayaan seperti di Yichang ini menjadi contoh penting bagaimana transmigrasi dapat meningkatkan kesejahteraan jika diarahkan pada potensi unggulan lokal dengan dukungan industrialisasi dan konektivitas kawasan.</p>
<p>Kementerian Transmigrasi berencana mengadopsi model keberhasilan Yichang untuk diterapkan di kawasan transmigrasi Indonesia, khususnya di wilayah Papua dan Indonesia Timur, dengan mendorong kemitraan antara investor asing, BUMN/daerah, dan masyarakat lokal.</p>
<p>“Pendekatannya bukan hanya investasi fisik, tetapi juga pembangunan manusia. Modal dan teknologi boleh datang dari luar, namun tenaga kerja dan keberlanjutan tetap menjadi milik masyarakat kita,” pungkas Menteri Iftitah. (rdp)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bintangmudaindonesia.or.id/jeruk-madu-yichang-bukti-keberhasilan-mengubah-kawasan-transmigrasi-jadi-sentra-ekonomi-dunia/">Jeruk Madu Yichang, Bukti Keberhasilan Mengubah Kawasan Transmigrasi Jadi Sentra Ekonomi Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bintangmudaindonesia.or.id">Bintang Muda Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://bintangmudaindonesia.or.id/jeruk-madu-yichang-bukti-keberhasilan-mengubah-kawasan-transmigrasi-jadi-sentra-ekonomi-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Kawasan Transmigrasi Menjadi Pusat Industri Modern &#038; Energi Baru, Model Pembangunan Yichang Akan Diadaptasi Di Indonesia</title>
		<link>https://bintangmudaindonesia.or.id/dari-kawasan-transmigrasi-menjadi-pusat-industri-modern-energi-baru-model-pembangunan-yichang-akan-diadaptasi-di-indonesia/</link>
					<comments>https://bintangmudaindonesia.or.id/dari-kawasan-transmigrasi-menjadi-pusat-industri-modern-energi-baru-model-pembangunan-yichang-akan-diadaptasi-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BMI]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 04:43:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Iftitah Sulaiman]]></category>
		<category><![CDATA[Mentrans]]></category>
		<category><![CDATA[Tiongkok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bintangmudaindonesia.or.id/?p=1843</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yichang, Tiongkok — Kawasan Yichang menjadi contoh bagaimana relokasi penduduk bisa menjadi motor penggerak industrialisasi moderen. Ini menjadi pembelajaran penting bagi transformasi transmigrasi yang sedang dijalankan di Indonesia. Demikian disampaikan Menteri Transmigrasi RI M. Iftitah Sulaiman Suryanagara usai diterima jajaran Pemerintah Kota Yichang, Minggu (12/10). “Kota Yichang awalnya dibangun sebagai kawasan relokasi bagi 1,3 juta [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bintangmudaindonesia.or.id/dari-kawasan-transmigrasi-menjadi-pusat-industri-modern-energi-baru-model-pembangunan-yichang-akan-diadaptasi-di-indonesia/">Dari Kawasan Transmigrasi Menjadi Pusat Industri Modern &amp; Energi Baru, Model Pembangunan Yichang Akan Diadaptasi Di Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bintangmudaindonesia.or.id">Bintang Muda Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Yichang, Tiongkok — Kawasan Yichang menjadi contoh bagaimana relokasi penduduk bisa menjadi motor penggerak industrialisasi moderen. Ini menjadi pembelajaran penting bagi transformasi transmigrasi yang sedang dijalankan di Indonesia.</p>
<p>Demikian disampaikan Menteri Transmigrasi RI M. Iftitah Sulaiman Suryanagara usai diterima jajaran Pemerintah Kota Yichang, Minggu (12/10).</p>
<p>“Kota Yichang awalnya dibangun sebagai kawasan relokasi bagi 1,3 juta warga yang terdampak pembangunan Dam, pusat energi listrik terbesar yang ada di Tiongkok. Dari proyek besar itu, pemerintah Tiongkok menata kembali wilayah tersebut menjadi kota baru yang kini tumbuh sebagai pusat energi, perdagangan, dan industri hijau,” ujar Menteri Iftitah.</p>
<p>Butuh waktu 32 tahun Yichang berubah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang maju dan sejahtera. Saat ini, Yichang memiliki fasilitas lengkap pendidikan, kesehatan, industri, dan lapangan kerja yang menopang kehidupan warganya secara berkelanjutan.</p>
<p>“Proses pembangunan Yichang membutuhkan kesabaran dan kesepahaman antara pemerintah dan masyarakat, ekosistem transmigrasinya terbentuk. Proses relokasinya saja memakan waktu 16 tahun, dan pembangunan kotanya butuh 16 tahun lagi. Total 32 tahun hingga mencapai kemajuan seperti sekarang jadi keterikatan kepercayaan masyarakat dengan pemerintahnya adalah tantangan terbesarnya,” kata Menteri Iftitah.</p>
<p>Menurutnya, keberhasilan Yichang tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan manusianya. Empat pilar utama yang menopang kesuksesan kota ini adalah pendidikan yang baik, layanan kesehatan yang merata, infrastruktur yang modern, serta penyediaan lapangan kerja bagi seluruh warga.</p>
<p>“Yang paling penting adalah kepercayaan masyarakat. Janji pemerintah untuk memberikan pendidikan, jaminan kesehatan, dan pekerjaan benar-benar diwujudkan. Itu yang membuat masyarakat mau ikut berpindah dan membangun bersama,” jelasnya.</p>
<p>Menteri Iftitah juga menambahkan bahwa tantangan yang dihadapi Tiongkok dalam membangun Yichang sangat mirip dengan situasi di Indonesia, terutama dalam hal relokasi warga dan pembangunan pusat ekonomi baru di wilayah pedesaan dan terpencil.</p>
<p>“Indonesia ingin belajar langsung dari pengalaman Tiongkok. Kami ingin menjajaki bagaimana model pembangunan seperti Yichang bisa diadaptasi untuk mempercepat kemajuan kawasan transmigrasi di Indonesia. Prinsipnya sama: membangun dari manusia, bukan hanya dari infrastruktur,” tegasnya.</p>
<p>Dalam kunjungan ke Yichang, Menteri Transmigrasi dan delegasi juga akan meninjau beberapa lokasi pembelajaran, seperti Desa Xujiaachong sebagai lokasi relokasi warga terdampak bendungan, Three Gorges Project sebagai pusat energi listrik terbesar di dunia yang dibangun oleh BUMN Tiongkok, serta Desa Guanzhuang yang berhasil mengembangkan industri jeruk hingga produksi mencapai satu juta ton per tahun.</p>
<p>“Jadi industrialisasi itu tidak hanya dalam skala industri besar-besaran namun ada juga hilirisasinya dalam hal ini pengelolaan lanjutannya. Kemudian kami akan meninjau PT. Angle Group yang mengelola industri ragi yang ilmunya dapat kami pelajari untuk kawasan transmigrasi di Indonesia,” imbuh Mentans.</p>
<p>“Kami menyadari bahwa Indonesia membutuhkan pendampingan, mengingat Tiongkok memiliki kapital yang lebih besar. Di Tiongkok, kami menemukan model yang menarik, yaitu semacam Bapak Asuh, di mana kota atau provinsi yang lebih kaya membantu kota atau provinsi yang kurang beruntung. Kami berencana untuk mengembangkan hal serupa di Indonesia,” pungkas Menteri Iftitah.</p>
<p>Sebagai salah satu kota di pedalaman Sungai Yangtze yang berkembang lebih awal, Yichang membuka diri terhadap dunia. Kota ini memiliki hubungan kerja sama persahabatan dengan 36 kota luar negeri dan mengekspor produk ke lebih dari 180 negara.</p>
<p>“Hubungan ekonomi Yichang–Indonesia cukup kuat; volume perdagangan impor-ekspor antara keduanya mencapai 1,98 miliar yuan pada 2024, naik 9,4% dari tahun sebelumnya,” imbuh Wakil Walikota Yichang, Liu Jinsong.</p>
<p>Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat saling pengertian, memperkuat persahabatan, dan mendorong kerja sama nyata di bidang ekonomi, perdagangan, pembangunan kota, serta revitalisasi pedesaan. Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangun komunitas masa depan bersama antara Tiongkok dan Indonesia.</p>
<p>Kementerian Transmigrasi berharap pengalaman Yichang bisa menjadi inspirasi untuk mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi di Indonesia agar menjadi pusat pertumbuhan baru yang produktif, berkelanjutan, dan sejahtera bagi masyarakat.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bintangmudaindonesia.or.id/dari-kawasan-transmigrasi-menjadi-pusat-industri-modern-energi-baru-model-pembangunan-yichang-akan-diadaptasi-di-indonesia/">Dari Kawasan Transmigrasi Menjadi Pusat Industri Modern &amp; Energi Baru, Model Pembangunan Yichang Akan Diadaptasi Di Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bintangmudaindonesia.or.id">Bintang Muda Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://bintangmudaindonesia.or.id/dari-kawasan-transmigrasi-menjadi-pusat-industri-modern-energi-baru-model-pembangunan-yichang-akan-diadaptasi-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jajaki Peluang Investasi Dari Tiongkok, Kementerian Transmigrasi Akan Fokuskan Pada Papua</title>
		<link>https://bintangmudaindonesia.or.id/jajaki-peluang-investasi-dari-tiongkok-kementerian-transmigrasi-akan-fokuskan-pada-papua/</link>
					<comments>https://bintangmudaindonesia.or.id/jajaki-peluang-investasi-dari-tiongkok-kementerian-transmigrasi-akan-fokuskan-pada-papua/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[BMI]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 01:51:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Iftitah Sulaiman]]></category>
		<category><![CDATA[Mentrans]]></category>
		<category><![CDATA[Tiongkok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bintangmudaindonesia.or.id/?p=1834</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Diplomasi ekonomi yang akan dilakukan Kementerian Transmigrasi di Tiongkok, akan difokuskan pada percepatan pembangunan kewilayahan, termasuk di Papua. Ini disampaikan oleh Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara saat menyampaikan sambutan balasan, dalam Farewell Dinner pada Jumat, (10/10) yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Indonesia untuk melepaskan rombongan Kementerian Transmigrasi yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bintangmudaindonesia.or.id/jajaki-peluang-investasi-dari-tiongkok-kementerian-transmigrasi-akan-fokuskan-pada-papua/">Jajaki Peluang Investasi Dari Tiongkok, Kementerian Transmigrasi Akan Fokuskan Pada Papua</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bintangmudaindonesia.or.id">Bintang Muda Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Jakarta</strong></em> &#8211; Diplomasi ekonomi yang akan dilakukan Kementerian Transmigrasi di Tiongkok, akan difokuskan pada percepatan pembangunan kewilayahan, termasuk di Papua. Ini disampaikan oleh Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara saat menyampaikan sambutan balasan, dalam Farewell Dinner pada Jumat, (10/10) yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Indonesia untuk melepaskan rombongan Kementerian Transmigrasi yang akan memenuhi undangan berkunjung ke Cina.</p>
<p>&#8220;Kita ingin, konsennya Pak Presiden kan membangun kesejahteraan Papua dan beberapa hari lalu baru saja dibentuk Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan khusus Papua. Kita ingin membawa lebih banyak investor dari Cina, dari negara-negara sahabat ke Papua sehingga nanti di Papua bisa dilakukan industrialisasi untuk membuka lebih banyak lapangan kerja,&#8221; ujar Menteri Iftitah usai bertemu dengan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia, Wang Lutong, Jumat (10/10) malam.</p>
<p>Langkah ini sejalan dengan transformasi Kementerian Transmigrasi menjadi institusi yang lebih produktif dan mandiri. Sehingga Kementerian Transmigrasi tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi juga aktif membuka peluang kerja sama dengan investor dalam dan luar negeri.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Menteri Iftitah memaparkan Papua menjadi prioritas utama dalam kerja sama investasi ini. Salah satu rencana konkretnya mendatangkan investor Tiongkok untuk mendukung industrialisasi di Papua serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.</p>
<p>&#8220;Beberapa waktu lalu kami sudah mengadakan IPT (Izin Pelaksanaan Transmigrasi) Investment Forum untuk menarik investor ke kawasan transmigrasi. Kini kami ingin memperluas kerja sama dengan Tiongkok, khususnya di Papua,&#8221; kata Mentrans.</p>
<p>Sebagai bagian dari persiapan, Kementerian Transmigrasi saat ini sedang melatih 300 calon Komponen Cadangan (Komcad). Dari jumlah tersebut tercatat ada 1 pleton (sekitar 30-50 personel) yang berasal dari Papua.</p>
<p>&#8220;Ada satu pleton yang dari Papua, saya tadi sampaikan sama beliau (Dubes RRT) boleh enggak kita kerja sama, saya disiapkan satu guru bahasa Cina. Sehingga nanti mungkin setiap malam kita bisa latih orang dari Papua bahasa Cina. Jadi kalau misalkan ada investor, ada pertukaran itu bisa mereka lebih menjadi tempatan. Dan beliau juga tadi, Pak Dubes akan mendalami rencana untuk para warga transmigran Papua ini diberikan kesempatan juga untuk visit ke Cina untuk melihat seperti apa industrialisasi di sana,&#8221; tutur Menteri Iftitah. (AAF)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bintangmudaindonesia.or.id/jajaki-peluang-investasi-dari-tiongkok-kementerian-transmigrasi-akan-fokuskan-pada-papua/">Jajaki Peluang Investasi Dari Tiongkok, Kementerian Transmigrasi Akan Fokuskan Pada Papua</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bintangmudaindonesia.or.id">Bintang Muda Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://bintangmudaindonesia.or.id/jajaki-peluang-investasi-dari-tiongkok-kementerian-transmigrasi-akan-fokuskan-pada-papua/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
