Papua – Kennedy Sagala menerima pelimpahan kewenangan dan kepercayaan untuk membentuk serta menyusun kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Muda Indonesia (BMI) di empat provinsi, yakni Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Mandat tersebut diberikan oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) BMI, organisasi sayap Partai Demokrat, melalui Surat Mandat bernomor 317/MANDAT/DPN-BMI/IX/2025 untuk periode 2025–2030.
“Mandat ini diberikan sebagai bagian dari upaya percepatan pembentukan struktur kepengurusan di daerah, guna mendukung program kerja nasional serta menjalin sinergi dan koordinasi yang solid dengan struktur Partai Demokrat di tingkat daerah,” ujar Kennedy, di Jayapura, kemarin.
Sebagai Bendahara Umum DPN BMI, Kennedy menegaskan bahwa tugas utama yang diembannya adalah menjembatani pelaksanaan program nasional, sebagaimana arahan Ketua Umum DPN BMI H. Farkhan Evendi. Program-program tersebut diarahkan untuk menjadi wadah konsolidasi nasional yang memperkuat sinergi antar pengurus di seluruh Indonesia.
“Harapannya, rencana ini disambut positif oleh para kader Partai Demokrat di empat provinsi tersebut untuk bersinergi. Sebab BMI merupakan mesin penggerak yang berada di bawah naungan Partai Demokrat,” tambah Ken.
Menurutnya, Bintang Muda Indonesia akan terus menjadi motor penggerak perubahan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
Untuk itu, kolaborasi lintas sektor—baik dengan pemerintah, swasta, maupun masyarakat sipil sangat diperlukan agar program BMI berjalan secara optimal.
Ken juga menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai pilar masa depan bangsa dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Ia menambahkan, BMI turut berkomitmen untuk mendorong arah politik nasional menuju 2029 sesuai visi Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).









Leave a Reply
View Comments